Berita

foto: net

Dunia

PM China Sampaikan Simpati untuk Australia

SABTU, 19 OKTOBER 2013 | 17:04 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri China, Li Keqiang, menyampaikan ucapan simpati kepada PM Australia Tony Abbott atas musibah kebakaran hutan di New South Wales yang masih berlangsung hingga saat ini.

Dalam pesan tersebut, Li mengatakan bahwa ia terkejut atas kebakaran yang sangat serius sehingga menimbulkan kerugian cukup besar.

"Atas nama pemerintah dan rakyat China, dan atas nama saya sendiri, saya mengucapkan simpati yang tulus kepada pemerintah Australia dan orang-orang yang tertimpa musibah," kata Li, sebagaimana dilansir Al Jazeera (Sabtu, 19/10).


Ia juga mengatakan bahwa ia percaya Australia pasti mampu mengatasi kesulitan yang ditimbulkan kebakaran di bawah kepemimpinan PM Tony Abbott, dan akan mengerahkan upaya terbesar untuk meminimalkan kerugian dari bencana alam.

Li berjanji China akan memberikan bantuan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan Australia.

Akibat kebakaran melanda negara bagian New South Wales, ribuan warga sudah mengungsi. Hingga kemarin, sekitar 2.000 petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah masih berupaya untuk memadamkan api di wilayah tersebut..

Kebakaran hutan terbesar dalam sepuluh tahun terakhir di wilayah Sydney tersebut diakibatkan tinggi suhu yang mencapai 45 derajat Celsius dan hembusan angin mencapai kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya