Berita

subur budhisantoso/net

Beredar Kabar Mantan Ketua Umum Demokrat Dijemput BIN

SABTU, 19 OKTOBER 2013 | 13:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Beredar kabar, mantan Ketua Umum DPP Demokrat, Prof. Subur Budhisantoso, dijemput Badan Intelijen Negara (BIN).

Kabar semakin santer setelah di media sosial dan juga di youtube ditayangkan video yang menceritakan penjemputan Subur.

Subur dijemput BIN sekitar empat jam sebelum berbicara di Rumah Pergerakan, yang merupakan rumah Anas Urbaningrum. Sedianya, usai Shalat Jumat, Subur akan menjadi pembicara dalam diskusi di markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.


Namun, sebagaimana disebutkan panitia diskusi, jam 09.00 pagi, Jumat kemarin (18/10), Subur dijemput oleh BIN. Ajudan Subur kemudian menyampaikan bila mau bertemu langsung dengan Subur, bisa datang langsung ke Kalibata, di kantor BIN.

Panitia pun kemudian langsung meluncur ke Kalibata. Sampai di kantor BIN, panitia tidak diperkenankan masuk dan menemui Subur. Namun panitia sempat berkomunikasi dengan Subur, melalui sambungan telepon seluler.

Dalam percakapan itu, ungkap panitia, Subur mengatakan bahwa ia dijemput BIN karena Kepala BIN, Marciano Norman, mau bertemu. Namun sayang, saat Subur tiba di kantor BIN, Marciano, katanya, sedang menghadap Presiden SBY.

"Padahal hari ini (Jumat), Presiden sedang tidak di Jakarta," kata M. Rahmad sang moderator.

Kemudian disampaikan lagi, bahwa Marciano akan menemui Subur usai Jumatan. Artinya, Subur tidak bisa menjadi pembicara kunci, bersama dengan Chunusl Mariyah, di rumah Anas.

"Silakan teman-teman menafsirkan," demikian Rahmad. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya