Berita

dipo alam/net

Dipo Alam: Semoga Kader PKS yang Baik Maju Terus

SABTU, 19 OKTOBER 2013 | 09:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, kembali menjawab komentar-komentar dari elit Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Elit PKS, seperti Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid dan anggota Komisi III dari PKS Indra, mengatakan bahwa Dipo Alam keluar dari tupoksi karena menyarankan PKS Mempercepat Munas dan mengganti Anis Matta. Bahkan, kata Indra, Dipo Alam norak karena mengurus dapur orang lain.

Dipo Alam, pagi ini, menegaskan bahwa salah satu tupoksi Seskab adalah me-menej kabinet, termasuk menyiapkan sidang kabinet. Berdasarkan arahan Presiden, Seskab, bersama dengan kementerian lain, menyiapkan Perpres, Keppres dan Inpres, dan termasuk monitor apakah kementerian sudah bekerja dengan baik atau tidak.

Lanjut Dipo, di Kementerian Pertanian, yang dipimpin kader PKS, Suswono, menyusul Surat Edaran 542  tentang Inpres No 17/2011 yang diterbitkan untuk mencegah korupsi APBN, ada laporan dari pejabat eselon satu terkait dengan impor sapi.


Sebagai bagian dari tupoksi, Dipo mengundang Suswono untuk menanyakan aduan tersebut. Kata Dipo, saat itu, Suswono mengatakan bahwa ia senang bila Seskab melaporkan saja ke KPK. Dan karena memang Seskab bukan penegak hukum, maka hal ini lalu dilaporkan ke KPK.

"Pertemuan Mentan-Seskab sekitar Nov 2012 baik2 saling mengingatkan utk perbaikan bersama. Akhir Jan 2013 Presiden PKS LHI ditangkap KPK. Saya terkejut dan sedih, Nov 2012 kami saling ingatkan, tapi Jan 2013 tokh dilakukan sampai kini akhirnya melibatkan banyak orang/nama2," ungkap Dipo, dalam akun twitter-nya, @dipoalam49, pagi ini (Sabtu, 19/10).

Karena itu, Dipo kembali menegaskan bahwa Seskab memang tidak mengurus partai, dan bukan anggota partai. Hanya saja, dalam kasus Luthfi Hasan di Pengadilan Tipikor, bebepa elite PKS dan lain-lain disebut. Maka ia pun berjumpa dengan kader PKS yang prihatin atas "musibah" Luthfi Hasan. Nah, usulan Munas PKS dipercapat hanyalah bagian dari keprihatinan dan pendapat kader PKS sendiri. Dipo hanya men-share-nya.

"Semoga kader PKS yang baik maju terus," demikian Dipo Alam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya