Berita

ilsutrasi/net

Politik

Mayoritas Rakyat Kecewa SDA Dikelola Asing

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 21:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mayoritas masyarakat ragu terhadap pelaksanaan pasal 33 UUD 1945 hasil amandemen karena pengelolaan kekayaan alam di bumi Indonesia lebih banyak dikelola asing.

Masyarakat juga merasakan pengelolaan kekayaan alam oleh kontrak karya perusahaan asing seperti Freeport, Newmont dan Vale dewasa ini tidak menguntungkan sama sekali.

"53,30 % reponden tidak memercayai pelaksanaan pasal 33 UUD 1945. Sebanyak 42,50 % responden menyatakan kontrak karya asing tidak menguntungkan sama sekali, 19,7 % mengaku tidak tahu," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Survey & Strategi (ISS), Hendrasmo, membeberkan hasil survei dalam konferensi pers 'Persepsi Publik Tentang Pengelolaan Kekayaan Alam, di Jakarta, Jumat (18/10).


Sedangkan, sambung Hendrasmo, dari survei yang dilakukan pihaknya juga tercatat 13,9 % responden menyatakan pengelolaan kekayaan alam oleh kontrak karya asing sangat tidak menguntungkan. Baghkan 43 % responden menyatakan kehadiran perusahaan asing kurang bermanfaat atau tidak bermanfaat sama sekali.

"Hanya 28,1% menyatakan bermanfaat," terangnya.

Selain itu, menurut Hendrasmo dari hasil survei ISS ditemukan bahwa responden menyakini kehadiran perusahaan asing yang mengelola kekayaan alam Indonesia tidak mampu mengentaskan kemiskinan.

"42,6% responden menyatakan tidak yakin sama sekali kemiskinan akan dientaskan," cetusnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya