Berita

ilustrasi/net

Sail Raja Ampat 2014 Bisa Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 18:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sail Raja Ampat 2014 harus bisa mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memberikan manfaat positif bagi masyarakat setempat.

"Warga Papua Barat khususnya di Raja Ampat mengucapkan terimakasih kepada Presiden SBY yang saat memberikan sambutan di Sail Komodo menyatakan untuk 2014  destinasinya adalah Sail Raja Ampat," kata Wakil Ketua Komisi V, Michael Wattimena, saat meninjau langsung persiapan Sail Raja Ampat di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat (Jumat, 18/10).

Menurut Michael, Sail Raja Ampat akan menjadi persinggahan peserta pelayaran yang berasal dari sejumlah negara dan peserta nasional. Dan sail telah menjadi program pemerintah tingkat nasional sehingga diupayakan sail kali ini dapat berlangsung dengan baik.


Sebagai anggota DPR mewakili dapil Papua Barat, Michael melanjutkan, dirinya berkepentingan untuk turut menyukseskan sail ini. Dia berharap pesta rakyat dan kedatangan warga dunia berpengaruh positif serta bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan semakin mengukuhkan Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata.

"Untuk itu, perlu membangun infrastruktur, sarana dan prasarana penunjang pariwisata di Raja Ampat," kata Micahel, sambil mengatakan bahwa Raja Ampat menag layak menjadi ajang Sail 2014 karena memiliki keindahan alam yang mempesona dan memiliki ratusan spesies ikan yang menjadi surga para penyelam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya