Berita

fadli zon/net

Waketum Gerindra: Perppu MK Sudah Tak Berguna Lagi

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 14:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dua minggu sejak Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), MK masih beroperasi normal dan masih memenuhi quorum untuk menentukan putusan perkara.

Berbagai tindakan yang dilakukan KPK, Badan Narkotika Nasional (BNN), maupun Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) sudah mulai membuat masyarakat sedikit percaya lagi pada institusi MK.

Karena itu, kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No.1/2013 tentang Perubahan Kedua atas UU No.24/2003 sudah terlambat, dan tidak ada gunanya lagi. Perppu itu baru ditandatangani SBY pada Kamis malam tadi (17/10), setelah lebih dari dua minggu kasus Akil mencuat, tepatnya pada 2 Oktober lalu.


"Seharusnya, penerbitan Perppu dilakukan jika negara berada dalam kegentingan yang memaksa tindakan darurat. Hal itu tak terpenuhi. Sebab secara kelembagaan, setelah lebih kurang dua minggu, hakim MK masih beroperasi normal," kata Fadli Zon dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 18/10).

Hal yang perlu untuk segera dilakukan pemerintah bersama DPR saat ini, lanjut Fadli, adalah merevisi UU MK.

"Selain persyaratan menjadi calon hakim MK yang perlu diperbaiki, dasar pemikiran komposisi hakim MK yang terdiri dari unsur Presiden, DPR dan MA perlu dikaji kembali," demikian Fadli. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya