Berita

tri dianto/net

Loyalis Anas Urbaningrum Persilakan KPK Bikin Surat Panggilan Ulang

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 10:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tri Dianto mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kembali mengirim surat panggilan. Dengan catatan, surat panggilan tidak dikirim ke alamat tiga istrinya.

"Surat panggilan cukup dikirim ke alamat yang ada di KTP yang ada di KPK," kata Tri kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 18/10).

Menurut Tri Dianto, KPK mengirim surat itu melalui alamat tiga istrinya. Sikap ini mencerminkan bahwa KPK tidak profesional serta mengganggu privasi dan kenyamanan keluarganya.


Gara-gara surat panggilan KPK itu, keluarga, istri-istri, dan mertua-mertuanya ribut dan berfikir negatif tentangnya. Mereka berpikir bahwa dia ikut korupsi atau mendapatkan dana Hambalang.

"Saya tidak takut dipanggil paksa karena saya tidak bersalah. Dan saya menghormati hukum, cuma saya minta KPK juga menghormati keluarga dan privasi saya," tegas Tri Dianto, yang dikenal sebagai loyalis Anas.

KPK, hari ini, memanggil Tri Dianto terkait dugaan gratifikasi yang diterima oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, terkait proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Hambalang. Tri dipanggil dan diperiska dalam kapasitas sebagai saksi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya