yusril ihza/net
yusril ihza/net
"Kalau DPR menolaknya, maka Perpu tersebut harus dicabut. Presiden harus ajukan RUU baru untuk mengubah UU MK ke DPR untuk dibahas. Saya belum dapat memprediksi apakah DPR akan menerima atau menolak Perppu Perubahan UU MK ini," kata pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, dalam keterangan Kamis malam (17/10).
Meski Yusril mengkritik isi maupun keterlambatan penerbitan Perppu in, namun Yusril mengingatkan bahwa Perppu tersebut kini sudah sah berlaku sebagai norma hukum. Keberlakuan Perpu tersebut mengikat siapa saja, sampai nanti DPR misalnya, menolak Perpu tersebut untuk disahkan menjadi UU.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32