Berita

Dunia

Jumlah Korban Tewas Gempa Filipina Sudah Tembus 144 Orang

KAMIS, 17 OKTOBER 2013 | 11:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hingga Rabu malam (16/10), sudah tercatat sebanyak 144 orang tewas sementara 23 lainnya masih belum ditemukan di Pulau Bohol, Filipina, akibat gempa sebesar 7,2 SR yang mengguncang pada Selasa pagi (15/10).

Sejumlah daerah di Bohol, yang dekat dengan pusat gempa, masih terisolasi karena jalan dan jembatan yang menghubungkan rusak parah. Demikian dilaporkan oleh National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC) Filipina sebagaimana diberitakan media setempat, sunstar.com.ph.

Hingga Rabu malam, tim penyelamat masih berusaha untuk menggali lebih dalam reruntuhan bangunan baik perkantoran, rumah, dan gereja yang hancur akibat gempa untuk mencari korban yang mungkin saja masih tertimbun. Menurut laporan pejabat setempat, hanya tiga orang yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan.


NDRRMC juga merilis data bahwa dari 144 korban tewas, 134 diantaranya ditemukan di Pulau Bohol, 9 lainnya di Kota Cebu (ibukota provinsi Cebu), dan 1 lainnya di Provinsi Siquijor. Selain jumlah korban tewas, korban luka-luka juga mengalami peningkatan menjadi 291 orang.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 08.00 setempat juga telah memaksa 7.430 keluarga atau sebanyak  37.424 orang untuk mengungsi ke tempat-tempat evakuasi yang disediakan pemerintah, guna menghindari bertambahnya korban.

Sejak gempa Selasa lalu itu, Philippine Institute of Volcanology and Seismology (PHIVOLCS) mencatat telah terjadi sebanyak 941 kali gempa susulan, namun hanya 21 gempa yang dapat dirasakan. Dua gempa susulan terkuat terjadi di Rabu pagi berkekuatan rata-rata 5,1 Magnitude.

Sementara itu, Presiden Benigno Aquino III dan beberapa pejabat Kabinet telah mengunjungi Bohol pada Rabu pagi untuk meninjau daerah yang terkena bencana, dan melanjutkan ke Cebu di Rabu sore. [ald]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya