Berita

ilustrasi/net

HARI PANGAN SEDUNIA

Ketahanan Pangan Indonesia Sangat Lemah!

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 15:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketahahanan pangan Indonesia sangat lemah. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, Indonesia juga sangat bergantung pada impor.

Di saat yang sama, kata Ketua Bidang Kebijakan Publik Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Arif Susanto, harga pangan meningkat, yang antara lain karena disebabkan oleh kenbaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tengah tahun 2013 ini. Kenaikan harga terjadi pada bahan-bahan kebutuhan pokok, seperti beras, bawang merah, cabe, beras dan daging.

"Hal ini tak pelak semakin mencekik kehidupan rakyat miskin yang tak mampu dalam mengakses kebutuhan pangan tersebut," kata  kata Ketua Bidang Kebijakan Publik KAMMI, Arif Susanto, beberapa saat lalu (Rabu, 16/10).


Bila dilihat lebih dalam lagi, Arif melanjutkan, kenaikan harga-harga pangan sesungguhnya disebabkan oleh monopoli atas produk-produk pertanian oleh perusahaan-perusahaan besar seperti mosanto, cargil, mulai dari bibit, pupuk, obat dan lainnya. Selain dimonopolinya saran produksi pertanian, para perusahaan besar dunia juga melakukan monopoli atas hasil produksi pertanian.

"Akibatnya tentu bisa dibayangkan, bagaimana jika kebutuhan sosial seperti pangan kemudian dikuasai oleh segelintir pihak, maka tentu mereka akan leluasa untuk mengatur dan menetapkan harga sesuai yang mereka inginkan," demikian Arif. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya