Berita

Abu Anas al-Liby/net

Dunia

Setelah 10 Hari Ditangkap, Tokoh Senior al-Qaeda Muncul di Persidangan AS

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 09:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Abdul-Hamed al-Ruqai atau yang beken dengan nama Abu Anas al-Liby lalu hadir di persidangan perdananya di New York, Amerika Serikat (AS) Rabu (15/10) waktu setempat setelah ditangkap di Tripoli, Libya pada Sabtu (5/10) lalu.

Liby ditangkap karena ia diduga merupakan tokoh senior al-Qaeda di Libya yang juga terlibat dalam pemboman kedutaan besar AS  di Kenya tahun 1998.

Dalam persidangan, sebagaimana dilansir al Jazeera, Liby menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah dan menanyakan keterlibatannya dalam kasus pemboman tersebut.


Pasca penangkapannya Sabtu lalu, Liby telah terlebih dahulu diinterogasi di kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di Laut Mediterania oleh Pasukan militer AS, sebelum akhirnya dibawa ke persidangan 10 hari berikutnya.

Hakim persidangan, Lewis kemudian membacakan daftar tuduhan konspirasi yang melibatkan Abu, sebelum akhirnya memutuskan untuk menangguhkan sidang berikutnya pada 22 Oktober mendatang.

Pria 49 tahun tersebut berbicara dengan suara serak dan menyatakan bahwa ia memahami proses persidangan tersebut.

Pemboman di kedutaan besar Amerika Serikat di Kenya dan Tanzania terjadi pada 7 Agustus 1998 dan menewaskan 224 orang serta ribuan orang lainnya terluka. Amerika Serikat menduga bahwa peristiwa tersebut dirancang dan dilaksanakan oleh kelompok al-Qaeda.

Liby yang merupakan seorang ahli komputer diduga memiliki peran besar dalam peristiwa tersebut. Ia dinilai melakukan konspirasi untuk membunuh dan melukai orang Amerika Serikat, serta menghancurkan bangunan Amerika Serikat melalui serangan bom tersebut. Liby sendiri merupakan salah satu orang yang paling di cari oleh agen mata-mata Amerika Serikat, FBI.

Penangkapan Liby di Tripoli minggu lalu sempat memicu ketegangan di Libya. Sejumlah pria bersenjata yang mengaku berasal dari kelompok pemberontak, Libyan Revolutionary Operations Chamber menculik Perdana Menteri Libya, Ali Zeidan pada Kamis (10/10) lalu karena marah atas pemerintah yang membiarkan penculikan terhadap Liby tersebut. Namun dengan negosiasi, Zeidan kemudian berhasil dibebaskan dengan selamat setelah penculikan selama 6 jam. [zul]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya