Berita

ilustrasi/net

Ribuan Buruh Kembali Ancam Mogok Nasional

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 06:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) kembali mengancam akan mogok nasional. Mogok nasional akan dilakukan bila pemerintah tidak memenuhi tuntuan mereka.

"Yaitu upah naik 50 persen, hapus outsourcing, dan jaminan sosial seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden KSPI, said Iqbal, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 16/10). Siang ini, Said Iqbal akan menggelar jumpa pers terkait aksis tersebut.

Sebelumnya, Iqbal juga menolak Inpres No 9/2013 tentang Pengaturan Upah Minimum. Menurutnya, Inpres ini melanggar Konvensi International Labour Organization (ILO) No 87 dan No 98 serta bertentangan dengan UU No 21/2000 tentang serikat pekerja.


"Inpres ini juga berpotensi melanggar HAM karena dalam Inpres tersebut memerintahkan polisi turut campur dan terlibat dalam proses penetapan upah minimum," tegas Iqbal.

Ini berarti, lanjut Iqbal, pemerintah membawa kembali polisi untuk ikut campur dalam persoalan hubungan industrial. Padahal tidak ada urusan antara polisi dengan penetapan upah.

"Kalau memang hawatir dengan aksi-aksi buruh maka pendekatannya adalah melalui UU No 9/1998, UU No 21/2000, dan UU No 13/ 2003, bukan melalui Inpres," demikian Iqba. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya