Berita

John Kerry

John Kerry Pastikan AS Urus Pelanggaran Tentaranya di Afghanistan

MINGGU, 13 OKTOBER 2013 | 15:33 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, melakukan kunjungan ke Afghanistan untuk membahas masalah keamanan bilateral kedua negara pasca misi militer NATO di negara tersebut berakhir bulan depan.

Kedatangan John Kerry ini tak terduga karena tidak ada dalam agenda sebelumnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kabul Sabtu sore (12/10), Kerry dan Presiden Afghanistan Hamid Karzai hampir mencapai kesepakatan. Namun perbedaan mengenai kekebalan hukum bagi tentara AS yang masih saja terjadi.


Dalam kesempatan itu, Presiden Karzai menanyakan masalah jurisdiksi hukum negara mana yang akan digunakan jika terjadi kejahatan yang dilakukan tentara Amerika setelah 2014, harus diputuskan oleh parlemen Afghanistan dan majelis para tetua.

Namun, seperti dilansir VOA (Minggu, 13/10), Kerry menegaskan bahwa negaranya akan mengadili sendiri pelanggaran apapun yang dilakukan tentaranya.

AS telah berulang kali mendorong Afghanistan untuk mendatangani kerjasama keamanan bilateral ini, sehingga koalisi militer NATO pimpinan AS dapat menjadwalkan penarikan pasukan tempur berkekuatan 87.000 personel pada Desember 2014.

Namun, Karzai menolak untuk segera menandatangani kesepakatan tersebut
sebelum meminta persetujuan dari Majelis Tradisional yang akan diselenggarakan dalam waktu sekitar satu bulan ini. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya