Berita

PERVEZ MUSHARRAF/NET

Dunia

Eks Presiden Pakistan Dicekal ke Luar Negeri

MINGGU, 13 OKTOBER 2013 | 11:16 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

RMOL. Seorang mantan presiden dicegah untuk berpergian ke luar negeri akibat didakwa sejumlah kasus pembunuhan.

Mantan Presiden Pakistan, Pervez Musharraf yang telah resmi ditangkap pihak kepolisian pada Kamis lalu (10/10), tidak bisa meninggalkan negaranya karena namanya termasuk dalam daftar orang-orang yang dilarang berpergian ke luar negeri .

Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Pakistan, Chaudhry Nisar Ali Khan, dalam sebuah konferensi pres pada Sabtu (12/10).

"Nama Musharraf masuk dalam Daftar Pencegahan Orang Ke Luar Negeri dan
tidak akan diijinkan sampai keputusan pengadilan," kata Khan, seperti dilansir dari Xinhua (Minggu, 13/10).

Khan mengatakan bahwa Musharraf hanya bisa meninggalkan negara itu jika diizinkan oleh pengadilan tertinggi.

Musharraf telah didakwa dalam serangan militer di Masjid Merah Islamabad pada tahun 2007, yang menewaskan seorang ulama Abdul Rashid Ghazi dan 90 orang santrinya.

Tidak hanya itu, ia juga didakwa terlibat dalam pembunuhan mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto, seorang kepala suku Nawab Akbar Bugti pada tahun 2006 dan menempatkan hakim agung menjadi tahanan rumah secara ilegal yang ditangkap dalam masa pemerintahannya.[wid]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya