Berita

ilustrasi/net

Humor Politik

Ragunan Berpeluang Jadi Kebun Binatang Terbaik di Dunia

RABU, 09 OKTOBER 2013 | 19:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peluang Taman Margasatwa Ragunan menjadi kebun binatang terbaik di dunia terbuka lebar. Peluang tersebut bisa dicapai apabila tersedia Rencana Induk (Master Plan) yang baik dan berjangka panjang serta tata kelola yang baik dan tekad bersama seluruh pemangku kepentingan.

Begitu disampaikan Ketua Dewan Pengawas Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Hashim Djojohadikusumo, dalam diskusi publik bertajuk Menuju Masyarakat Ramah Satwa, kemarin.

Pada acara diskusi publik itu, tercatat 20 poin yang akan menjadi acuan TMR untuk melakukan perbaikan di beberapa lini yang ada. Beberapa point itu yakni TMR tetap milik negara (tidak diswastakan), penyusunan master plan akan melibatkan publik serta memperhatikan kelengkapan fasilitas.


Kemudian, Pengelolaan manajemen akan dilakukan secara transparan bisa diakses publik melalui internet  serta tidak korupsi dan mengedepankan fungsi konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi.

TMR juga menerapkan standar pelayanan minimum sebelum mempertimbangkan untuk menaikan harga tiket dan mewujudkan masyarakat ramah satwa  dengan memberikan edukasi pendidikan formal, non-formal, informal serta menanamkan kepedulian kepada anak-anak.

"Walaupun demikian, kita semua selalu harus sadar dan tanggap mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak, agar dialog dapat menjadi berhasil guna dan bermanfaat untuk kepentingan bersama. TMR ini adalah milik publik dan harus dijaga dan dikelola untuk kepentingan publik dan  menjadi kebanggan Indonesia," tegas Hashim mengakhiri Dialog Publik. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya