Berita

jokowi/rmol

Elektabilitas Jokowi Terdongkrak Karena Kinerja

SENIN, 07 OKTOBER 2013 | 06:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pejabat publik bisa menjadikan kinerja sebagai magnet elektoral. Artinya juga, tokoh yang menduduki jabatan publik lebih berpeluang mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya.

"Jika kinerjanya baik, media akan tertarik untuk memberitakannya dan efek nyatanya adalah meningkatnya popularitas serta elektabilitasnya," kata pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), M Alfan Alfian, saat dihubungi Minggu kemarin (Minggu, 6/8).

Salah satu tokoh yang saat ini menduduki jabatam publik adalah Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Alfan pun berpandangan, apa yang dilakukan Jokowi saat ini membuat dia menjadi bahan pemberitaan yang menarik.


"Sehingga cara-cara konvensional untuk melejitkan popularitas, seperti pasang iklan-iklan layanan tak diperlukan lagi," ungkapnya.

Masih kata Alfan, tokoh yang memungkinkan bisa terdongkrak popularitas dan elektabilitasnya sebenarnya masih banyak. Apalagi sebenarnya banyak juga tokoh-tokoh lokal atau daerah yang berprestasi. Namun, saat ini memang belum banyak seperti halnya Jokowi.

"Liputan media perlu diperbanyak agar tokoh-tokoh berkinerja baik dikenal luas," ujarnya.

Sebelumnya, popularitas dan elektbailitas Jokowi mendapatkan sorotan negatif dari Amien Rais dan Prabowo Subianto. Menurut mereka, untuk menjadi pemimpin tidak cukup hanya bermodalkan popularitas. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya