Berita

Dunia

Dua Wartawan TV Tewas Didor Saat Bertugas

MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 15:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sejumlah pria bersenjata menembak dua wartawan televisi Irak yang tengah bertugas hingga tewas.

"Mereka ditembak di dada dan kepala. Mereka tewas seketika," kata sumber keamanan di Irak, yang menolak disebutkan namanya, dengan alasan keamanan, sebagaimana dilansir Reuters (Minggu, 6/10).

Hingga kini, belum ada satu pun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan maut yang terjadi di kota Mosul Utara, Provinsi Niniwe tersebut. Gubernur Provinsi Niniwe, Atheel al-Nujaifi mengutuk keras pembunuhan dua wartawan itu.


"Ini (penembakkan) bertujuan untuk memberangus suara rakyat, suara kebenaran," tegasnya.

Selain Suriah, Irak dianggap salah satu negara paling berbahaya bagi wartawan. Menurut Kelompok Jurnalisme Kebebasan Baghdad, sebanyak 261 wartawan telah tewas dan 46 lainnya diculik sejak tahun 2003 atau sejak Amerika Serikat menginvasi Irak.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya