Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pesawat Badan Narkotika AS Jatuh di Kolombia

MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 10:49 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah pesawat milik badan anti narkotika Amerika Serika (AS) jatuh di Kolombia Utara, Sabtu (5/10) waktu setempat. Kecelakaan ini menewaskan tiga warga AS, seorang warga Panama, dan melukai dua orang lainnya.

Jenderal John Kelly dari Komando Selatan AS mengatakan, pesawat yang digunakan untuk memberantas narkotika dengan melibatkan beberapa negara itu, terbang dari pangkalan udara AS di Panama dan tiba-tiba jatuh di Kolombia.

Lebih lanjut, Kelly mewakili AS menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban, termasuk keluarga dari korban tewas asal Panama. Selain itu, ia juga mengucapka rasa terima kasih kepada pemerintah Kolombia yang turut aktif mambantu proses evakuasi.


"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada (pemerintah) Kolombia yang turut terlibat dalam upaya pencarian," ujarnya, sebagaimana dilansir Reuters (Minggu, 6/10).

Hingga berita ini diturunkan, masih belum jelas diketahui apa penyebab kecelakaan pesawat itu.

Untuk diketahui, bahwa Amerika Serikat merupakan sekutu utama Kolombia dalam melawan perdagangan narkoba dan kelompok bersenjata ilegal. Sedangkan Kolumbia dikenal sebagai salah satu produsen utama kokain dunia yang menghasilkan sekitar 300 ton tiap tahunnya. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya