Berita

putin-obama/net

Dunia

Obama Batal ke Bali, Rusia Menyesali

SABTU, 05 OKTOBER 2013 | 12:14 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Rusia menyesali ketidakhadiran Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dalam pertemuan tingkat tinggi Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Indonesia.

Jurubicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, kemarin mengatakan, sedianya Presiden Rusia Vladimir Putin dan Barack Obama dijadwalkan bertemu di sela pertemuan tingkat tinggi itu untuk membahas agenda bilateral, termasuk masalah internasional dan stabilitas di Suriah. Sayangnya, Obama batal hadir di Bali karena ada persoalan anggaran yang belum diselesaikan pemerintahannya.

"Kami menyesali pertemuan itu tidak terjadi karena umumnya hubungan bilateral memerlukan kelanjutan dari dialog di tingkat atas," kata Peskov, sebagaimana dikutip Global Times (Sabtu, 5/10).


Meski demikian, Peskov mengatakan bahwa Rusia memahami masalah-masalah domestik pemerintahan AS. Rusia masih berharap memiliki kesempatan lain untuk mengatur pertemuan bilateral antara kedua presiden.

Sebelumnya pada bulan September, Obama juga pernah membatalkan pertemuannya dengan Putin akibat keputusan Rusia yang memberikan suaka kepada mantan pegawai US National Security Agency, Edward Snowden.

Kedua pemimpin terakhir bertemu pada bulan Juni lalu di sela-sela KTT G-8 di Irlandia Utara. Sayangnya, pertemuan itu diliputi suasana yang kaku di tengah dinginnya hubungan diplomatik kedua negara akibat isu Snowden.

Hubungan antara kedua negara telah memburuk sejak tahun lalu, terutama mengenai isu konflik Suriah, pertahanan rudal, dan hak asasi manusia. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya