Berita

FADLI ZON/NET

POLEMIK LURAH LENTENG AGUNG

Fadli Zon: Masukan Menteri Gamawan Fauzi Harus Dimaknai sebagai Pembinaan

RABU, 02 OKTOBER 2013 | 15:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Silang pendapat antara Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Wagub DKI Basuki Tjahja Purnama soal penempatan lurah di Lenteng Agung sangat disayangkan. Selain kontraproduktif juga tak mencerminkan etika penyelenggaraan pemerintahan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon. Menurut Fadli Zon, Mendagri merupakan aparatur pusat yang memiliki kewenangan untuk membina dan mengingatkan gubernur, wagub, dan aparatur daerah, yang tidak hanya terkait kebijakan namun juga etika penyelenggaraan pemerintahan. Sementara gubernur dan wagub adalah wakil pemerintah pusat di daerah.

"Yang melantik gubernur dan wagub juga Mendagri. Masukan dan pendapat dari Mendagri atas sebuah kebijakan daerah harus dimaknai sebagai pembinaan pemerintah pusat, layaknya orang tua kepada anak. Inilah alur governing, pemerintahan," kata Fadli Zon beberapa saat lalu (Rabu, 2/10).


Perbedaan pendapat atau pandangan, lanjut Fadli, wajar saja.  Namun sebaiknya tak perlu berpolemik di ruang publik, apalagi dilakukan dengan kasar. Selain tak elok, itu juga menjadi tontonan yang kurang mendidik.

"Secara pribadi, saya memahami masukan Mendagri soal kebijakan penempatan lurah di Lenteng Agung. Yang menjadi fokus adalah kebijakan pemda DKI, bukan diri pribadi sang lurah. Lurah kan selected bukan elected. Juga dari segi efektifitas pemerintahan akan kurang berjalan maksimal bila ada resistensi dari masyarakat.  Masukan Mendagri itu wajar dan biasa saja," jelas Fadli Zon.

Fadli Zon menambahkan,  akan lebih bijak Pemda DKI mengendapkan berbagai masukan untuk kemudian mereview kebijakannya, bukan reaktif terhadap masukan dan pendapat.  Apalagi, dengan semangat Pancasila, bukan saja  harus menghargai segala kebhinekaan, tapi juga harus bisa menangkap aspirasi masyarakat.

"Harus ada settlement, dialog konstruktif, bukan polemik yg destruktif," demikian Fadli Zon. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya