Berita

ilustrasi/net

Ironis, Pemda Lebih Utamakan Kepentingan Politik daripada Wujudkan Swasembada Pangan

SELASA, 01 OKTOBER 2013 | 09:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia merupakan negara yang sangat kaya raya. Namun ternyata, kondisi rakyat Indonesia terus terpuruk dan berada dalam kemiskinan. Hal ini terjadi karena Indonesia belum bisa mewujudkan Indonesia dengan ketahanan dan kemandirian pangan.

Menurut Bupati Kutai Timur, Isran Noor, ketahanan pangan tidak dapat diperoleh tanpa dukungan dari pihak lain. Dukungan paling kuat untuk ketahanan pangan tumbuh dari tenaga penyuluh pertanian.

"Peran tenaga penyuluh pertanian sangat vital. Hal ini pernah dibuktikan saat Indonesia melakukan swasembada beras tahun 1984. 65 persen swasembada tahun 1984 adalah karena fungsi dan peran penyuluh pertanian," kata Isran saat menyampaikan kuliah umum dalam acara Dies Natalis Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur. (Senin, 1/10).


Permasalahan mulai mucul, lanjutnya, ketika terjadi perubahan sistem sentralisasi ke desentralisasi. Saat itu,  persoalan mengenai pertanian terkait prduksi dalam negeri menjadi tidak fokus lagi. Menurut Isran, pemerintah daerah lebih mementingkan kepentingan politiknya daripada fokus memperoduksi pangan dengan meminta bantuan tenaga penyuluh pertanian.

"Bahkan, ada bupati yang tidak tahu kalau ada penyuluh pertanian," demikian Isran. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya