Berita

dibo piss/net

Dibo Piss Ajak Rakyat Gelar Revolusi Tanpa Darah Lewat Pemilu

SENIN, 30 SEPTEMBER 2013 | 09:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Revolusi tanpa darah. Revolusi jenis ini bisa dilakukan melalui mekanisme Pemilu. Caranya, pilih generasi muda terbaik bangsa, dan hukum para legislator yang sama sekali tidak berbuat bangsa, bahkan cenderung mejualbelikan negara demi kepentingan pribadi dan golongan.

Revolusi tanpa darah itu digelorakan oleh Caleg PAN dari Dapil DKI Jakarta II, Firman Abadi. Untuk menggerakan revolusi tanpa darah ini, Firman pun mengajak masyarakat, dan terutama generasi muda, untuk ramai-ramai datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilu digelar, dan memilih caleg yang berkualitas.

"Kita berharap masyarakat tidak Golput. Meski mereka banyak yang kecewa pada DPR dan partai, tapi masih ada harapan dengan memilih caleg-caleg baru yang memang teruji," kata Firman Abadi, yang biasa disapa Dibo Piss, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 30/9).


Dengan bekal pengalaman dan kepercayaan dari masyarakat Jakarta, Dibo pun optimis bisa lolos ke Senayan. "Semoga dengan kehadiran saya nanti bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi parlemen kita," tegas caleg nomor urut 4 yang memiliki 14 mobil ambulan gratis ini.

Saat ini, Dibo tengah menggalakkan kampanye melalui musik, salah satunya yaitu membuat lagu "Perjuangan Kita Bersama". Lagu beraliran rege ini mengajak kepada warga Jakarta di Dapil DKI II untuk bersatu mendukung Firman Abadi (Dibo Piss). Disebutkan juga bersama Relawan Dibo Piss bersama warga Jakarta diminta untuk mendukung pencalonan Firman untuk Indonesia.

"Lagu ini kita jadikan nada sambung (RBT) untuk berbagai provider. Dengan mengaktifkan RBT lagu Perjuangan yang bisa dilihat di web resmi Dibopis, sudah berpartisipasi dalam membantu perjuangan Firman Abadi (Dibo Piss) untuk menuju ke Senayan," tandasnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya