Berita

pramodo edhie wibowo/rmol

Politik

Jadi Presiden, Pramono Edhie Janji Resmikan Gereja di Sorong

Demokrat Bantu Masjid dan Gereja
MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 16:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Di Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (29/9), Sekjen DPP Partai Golkar Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan peserta konvensi calon presiden Pramono Edhie Wibowo meletakan batu pertama pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Zoar Klaligi.

Kepada ribuan jemaat, Ibas dalam kesempatan itu memperkenalkan Pramono Edhie Wibowo. Ia menyebut kedatangan yang cukup jauh dari Jakarta dengan rombongan kecil karena ingin lebih dekat dengan masyarakat di Kota Sorong.

"Ijinkan saya memperkenalkan Pak Pramono Edhie Wibowo. Nama beliau mungkin sudah tidak asing didengar. Biasa pakai baju hijau-hijau sebagai TNI sekarang dengan bangga beliau senang menggunakan baju biru Partai Demokrat," ujar Ibas dalam keterangan resminya, Minggu (29/9).


Dalam kesempatan itu, Ibas atas nama Partai Demokrat menyerahkan bantuan Rp 200 juta. Ia berharap gereja itu akan sangat bermanfaat untuk masyarakat Sorong.

Di kesempatan yang sama, Pramono Edhie yang juga mantan Kasad TNI itu menjelaskan kehadirannya di Sorong tercatat yang kedua. Dia memiliki kesan sendiri mengenai Kota Sorong. Pertama ke Kota Sorong, ketika ayahnya dulu menjabat Pangdam di Papua.

"Saat SMP kelas 1 saya ke sini penduduknya masih sepi. Sekarang sudah menjadi kota yang sudah cukup ramai. Saya ikut konvensi calon presiden dari Partai Demokrat. Tadi saya meletakkan batu pertama, Insya Allah kalau saya presiden maka saya yang akan meresmikannya," harapnya.

Selanjutnya, rombongan menuju Pulau Doom, Sorong guna melakukan peletakan batu pertama menara Masjid Jami' Doom. Dalam kesempatan itu, kembali Ibas secara khusus memperkenalkan Pramono Edhie. Rombongan menggunakan boat kecil ke Pulau Doom. Selanjutnya Pramono Edhie dan rombongan menaiki becak hingga tiba di halaman Masjid Jami' Doom.

Kesempatan itu digunakan Pramono untuk menuturkan hubungan kekerabatannya dengan keluarga Ibas. "Saya adiknya Ibu Ani Yudhoyono sehingga saya dipanggil papa tengah oleh Edhie. Tapi di partai, Pak Edhie komandan saya karena Pak Edhie jabatannya sekjen Partai Demokrat," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya