Berita

BARRACK OBAMA/NET

Dunia

PM Irak Sebut Obrolan Obama-Rouhani Sebagai Terobosan Besar

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 13:14 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Iran Hassan Rowhani berbicara lewat saluran telepon pada Jumat (27/9) lalu. Pembicaraan kedua pemimpin negara lewat saluran telepon ini sekaligus menjadi momen bersejarah pertama kali sejak penyerangan Kedubes AS di Tehran pada 1979.

"Saya memuji sikap Republik Islam Iran saat ini, yang diwakili oleh Presiden Hassan Rowhani, dan sikap Amerika Serikat yang dinyatakan oleh Presiden Barack Obama," kata Perdana Menteri Irak, Nuri Al Maliki. dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari ABC News (Minggu, 29/9).

Nuri menekankan bahwa komunikasi yang terjalin antara kedua pemimpin negara tersebut akan membantu meredakan ketegangan di kawasan dan dunia.


"Sikap seperti ini dapat membantu menemukan solusi damai atas dasar kepentingan bersama antara kedua negara yang akan mengakhiri ketegangan," ujar Maliki.

"Kami sangat optimis atas apa yang terjadi baru-baru ini di PBB, dan suasana positif selama konvensi Majelis Umum PBB, panggilan telepon, pertemuan antara menteri luar negeri dari kedua negara," tambah Maliki .

Maliki juga mengumumkan bahwa Irak siap untuk memainkan peran untuk mendorong kemajuan kedua negara. Ia juga menggambarkan hubungan baru antara kedua negara ini sebagai sebuah terobosan besar.

"Ini merupakan terobosan besar bagi kebuntuan (antara dua negara)," kata Maliki.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya