Berita

tulus abadi/net

Otomotif

Masyarakat Indonesia Harus Boikot Mobil Murah

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 13:20 WIB | LAPORAN:

Dukungan pemerintah terhadap mobil murah produksi asing bisa diartikan sebagai bentuk penghancuran kedaulatan negara. Pasalnya, mobil yang katanya ramah lingkungan itu bisa membunuh kendaraan umum sekaligus membunuh keinginan memperbaiki kualitas transportasi publik.

"Masyarakat Indonesia harus melakukan perlawanan. Kalau ada yang membeli mobil ini, berarti dia dukung kebijakan predator," tegas anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta, Tulus Abadi, dalam diskusi "Mobil Murah Diuji, Transportasi Layak Dinanti" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (28/9).

Menurutnya, selain "memakan" angkutan umum, kebijakan ini juga membunuh anak bangsa. Pemerintah malah memberi kuasa kepada Agen Tunggal Pemilik Merk sebagai pihak penyedia. Seharusnya, pemerintah menyiapkan dan mendukung hasil kreativitas anak-anak bangsa yang mampu membuat kendaraan sejenis.


"Kebijakan ini juga nenghancurkan kedaulatan energi kita. Mobil ini membutuhkan satu liter bahan bakar untuk menempuh jarak sepanjang 10 Km," sambung ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ini. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya