Berita

jumhur hidayat/net

KASUS WILFRIDA SOIK

Jumhur Hidayat Akan Seret Malaysia ke Mahkamah Internasional

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 08:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintah Malaysia harus bertindak adil dalam menangani kasus hukum yang dialami Walfrida Soik, TKI di bawah umur asal Kabupaten Belu, NTT, yang terancam hukuman mati di Malaysia.

Walfrida Soik, kata Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat, merupakan korban dari perdagangan manusia. Dia diberangkatkan bekerja ke Malaysia pada masa moratorium TKI sektor Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) ke negara itu secara nonprosedural.

Anehnya, pengalaman Walfrida Soik ini dilegalkan Pemerintah Malaysia dengan diberikannya Journey Performance (JP) Visa. Kasus TKI non-prosedural yang masuk ke Malaysia kemudian bekerja dan dilegalkan dengan pemberian JP Visa oleh Pemerintah Malaysia ini terjadi dalam jumlah ribuan untuk TKI dari NTT.


"Kami berharap pemerintah Malaysia bisa mengintervensi yudikatif di Malaysia agar berlaku adil serta membebaskannya dari hukuman mati. Jika sekiranya majelis hakim di Pengadilan Malaysia tetap menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Walfrida Soik, saya atas nama pribadi siap menggalang seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk membelanya dan melaporkan tindakan Pemerintah Malaysia ke Mahkamah Internasional," tegas Jumhur Hidayat.

Menurut Jumhur, saat memberikan kuliah umum di depan 1.500 mahasiswa Universitas Flores di Kabupaten Ende, NTT (Kamis, 26/9), pemberangkatan TKI non-prosedural masuk dalam kategori tindakan perdagangan orang dan pelakunya harus dikenakan sanksi hukuman yang seberat-beratnya. Karena tindakan trafficking ini setara dengan tindak kejahatan interanasional di bawah terorisme dan sindikat narkoba. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya