Berita

RIZAL RAMLI/NET

Politik

Pemimpin Tak Bervisi Hanya Jadi Footnote di Buku Sejarah

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 13:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pesta demokrasi di Indonesia yang akan berlangsung pada tahun 2014 mendatang merupakan ajang potensial untuk melahirkan pemimpin baru bervisi jauh ke depan demi kesejahteraan rakyat.

"Kriteria pemimpin nomor satu adalah harus memiliki visi, mau dibawa kemana negeri ini," kata Ketua Aliansi Rakyat Untuk Perubahan, Rizal Ramli saat berbicara dalam Seminar Kebangsaan yang bertajuk "Mengembalikan Ruh Bangsa yang Berdikari dan Tidak Lupa Sejarah Untuk Indonesia Baru" di Kampus UIN Jakarta (Kamis, 26/9).

Rizal pun menekankan bahwa pemimpin yang memiliki visi berarti memahami arah perubahan dari bangsa yang dipimpinnya.Seperti Abdurrahman Wahid, walau hanya menjabat dua tahun sebagai presiden tapi namanya dikenal sebagai bapak pluralisme.  Kemudian mantan presiden B.J Habibie yang dikenal sebagai tokoh penggerak demokrat.  


"Soeharto yang walau bagaimanapun dikenal sebagai penggerak pembangunan ekonomi Indonesia," papar Rizal mencontohkan seraya menyebut nama Soekarno yang dikenang bahkan oleh negara-negara lain karena memiliki visi untuk kemajuan bangsa.

Lebih lanjut menteri Koordinator Perekonomian era Abdurrahman Wahid tersebut juga menyoroti krisis kepemimpinan saat ini yang dinilainya terjadi karena pemimpin berkuasa tidak memiliki visi jelas untuk membangun bangsa. Rizal mengingatkan, pemimpin yang tidak memiliki visi sulit membawa perubahan positif bagi bangsanya. Sehingga, namanya pun  akan mudah dilupakan dan tidak dikenang.

"Seperti Presiden SBY yang hanya akan numpang lewat saja di sejarah Indonesia. Di buku sejarah juga cuma akan jadi footnote (catatan kaki) saja, padahal berkuasa selama 10 tahun," pungkasnya.[wid]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya