Berita

dradjad h wibowo/net

Amien Rais Tak Bermaksud Serang Jokowi Secara Pribadi

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 09:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mantan Ketua Majelis Permusyarakat Rakyat (MPR), Amien Rais, sama sekali tidak bermaksud menyerang Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, secara pribadi. Amien, yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), hanya mengingatkan agar rakyat tidak memilih pemimpin berdasarkan popularitas saja.

"Pak Amien hanya bermaksud agar rakyat, dalam memilih pemimpin, juga harus mempertimbangkan gagasan, visi, kepemimpinan, dan integritas. Pak Amien sama sekali tidak bermaksud menyerang Jokowi secara pribadi," kata Wakil Ketua Umum PAN, Dradjad H Wibowo, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 26/9).

Menurut Dradjad, sikap Amien Rais tersebut merupakan panggilan agar rakyat bisa diberikan pendidikan politik demi menciptakan demokrasi yang lebih mengedepankan gagasan dan hal-hal substantif, ketimbang popularitas semata. Sikap Amien ini juga dilatarbelakangi oleh figur Amien yang merupakan akademisi atau seorang gurubesar dalam ilmu politik.


Apalagi, lanjut Dradjad, dalam beberapa kali pengalaman Pilkada, Pemilu dan Pilpres, masyarakat akhirnya kecewa dan merasa salah memilih pemimpin karena terjebak dan terpesona pada popularitas belaka. Dari sisi ini, Amien Rais berusaha agar popularitas, yang seringkali bersifat emosinal dan bertumpu pada histeria publik yang hiper-realitas, tidak lagi menjadi dasar pertimbangan dalam memilih pemimpin. Amien Rais mengingatkan rakyat agar lebih mempertimbangkan persoalan-persoalan substansial.

"Di sisi lain, kritik Pak Amien bisa menjadi cambuk bagi Jokowi untuk menunjukkan gagasan, visi, kepemimpinan, dan integritasnya," jelas Dradjad, yang juga dikenal sebagai ekonom senior yang dalam beberapa kesempatan sering manawarkan kebijakan ekonomi alternatif, ketika kebijakan pemerintah dinilai publik tidak berpihak pada kepentingan nasional.

Pada Selasa lalu (24/9), saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Amien Rais menyamakan Jokowi dengan mantan Presiden Filipina Joseph Estrada. Keduanya sama-sama dipilih rakyat karena popularitasnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya