Berita

jumhur hidayat/net

Jumhur Hidayat Akan Surati SBY untuk Cegah Perdagangan Manusia

RABU, 25 SEPTEMBER 2013 | 07:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Perdagangan manusia atau human trafficking masuk kategori tindak kejahatan internasional ketiga setelah terorisme dan narkoba. Dan tindak perdagangan orang dengan berkedok pada penempatan TKI ke luar negeri sudah tidak bisa ditoleransi.

Karena itu, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, akan segera mengirim surat ke Presiden SBY terkait pencegahan trafficking. Surat tersebut juga akan ditembuskan kepada aparatur negara yang lain.

"Pemerintah harus bersikap tegas dalam menegakkan hukum bagi pelakunya berikut memberikan sanksi hukuman seberat-beratnya bagi pelaku human trafficking," kata Jumhur Hidayat saat bertemu Sekretaris Daerah Provinisi Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Salen, di Kupang (Selasa, 24/9).


Dalam kunjungan kerja ke NTT, Jumhur didampingi Direktur Pelayanan Pengaduan Deputi Bidang Perlindungan BNP2TKI Christofel De Haan, Direktur Verifikasi Kerjasama Pelayanan Dokumen Deputi Bidang Penempatan Bambang Supadiyono, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Heri Hidayat, dan Kepala BP3TKI Kupang Tumbur Gultom.

Terkait tindak human trafficking berkedok penempatan TKI ini Jumhur mendapatkan pengaduan langsung dari Sekdaprov NTT Frans Salen. Dia melaporkan, Pemerintah Daerah Provinsi NTT dan 22 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ada di NTT sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan TKI agar menaati peraturan dan prosedur penempatan yang benar. Namun masih ada saja warga dari NTT yang berangkat bekerja ke luar negeri secara non-prosedur. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya