Berita

ilustrasi/net

65 JUTA DPT BERMASALAH

Sistem Kontrol KPU dalam Pemutakhiran DPT Sangat Lemah!

SELASA, 24 SEPTEMBER 2013 | 10:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selain meremehkan persoalan dan terlalu percaya diri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga tidak memiliki alat kontrol penyelenggara di tingkah bawah selama proses pemutakhiran daftar pemilih tetap (DPT) dilakukan.

"Hal ini membuat sebagian panitia pemungutan suara (PPS) bekerja sesukanya saja," kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 24/9).

Pernyataan Said ini terkait dengan 65 juta data pemilih yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP, sehingga pemilih tak bisa menggunakan hak pilihnya.


Persoalan lain di tingkat bawah yang tidak diperhatikan KPU, lanjut Said, adalah honor PPS sebesar Rp 500 ribu per bulan. Hal ini tentu saja tidak mendorong spirit mereka untuk bekerja lebih optimal.

Di saat yang sama, masih kata Said, pemutakhiran DPT pun dilakukan dengan cara yang tidak seragam. Ada yang menggunakan sumber data DPT Pemilukada terakhir, ada yang merujuk data penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) DP4 pemerintah, bahkan ada juga yang tidak melakukan pemutakhiran sama sekali. [ysa] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya