Berita

pantsir s1/net

Dunia

Enam Pantsir S1 Siap Amankan Olimpiade Musim Dingin Sochi

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 15:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Enam sistem pertahanan udara jarak pendek Pantsir S-1 telah diserahkan kepada militer rusia lebih awal dari jadual yang ditentukan. Ini bertujuan untuk memastikan keamanan selama perhelatan Olimpiade Musim Dingin XXII Sochi 2014.

Begitu dikatakan komandan pasukan pertahanan udara dari Angkatan Udara Rusia Mayjen Viktor Gumenny sebagaimana dilansir Ria Novosti (Minggu, 22/9).

Olimpiade Musim Dingin XXII ini dijadualkan akan berlangsung pada 7-23 Februari di Laut Hitam Rusia atau lebih tepatnya di kota wisata Sochi. Olimpiade Musim Dingin pertama yang diadakan di Rusia ini secara luas dianggap sebagai kesempatan bagi negara tersebut untuk memamerkan prestasi ekonominya di bawah pemerintahan Presiden Vladimir Putin.


"Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk menyelesaikan tugas melindungi wilayah udara Rusia di sepanjang perbatasan selatan dan untuk menjamin keamanan selama Olimpiade Musim Dingin," Mayjen Viktor Gumenny.

Sistem pertahanan Pantsir S1 memiliki kemampuan maut untuk menangkis berbagai jenis senjata mulai dari pesawat tempur, helikopter, roket, peluru kendali, precision-guided munition hingga UAV. Pantsir S1 juga bisa menghancurkan light-armoured ground targets.

Dibanding saingan sejenisnya, Pantsir S1 lebih akurat menghancurkan target karena menggunakan sistem yang lebih baru seperti sistem pertahanan dan persenjataannya dapat diaktifkan dalam beberapa mode frekuensi serta mampu beroperasi pada multimode adaptive radar-optical control system.

Pantsir S1 juga didesain untuk menghancurkan target berkemampuan high-precision weapons. Secara efektif Pantsir S1 dapat melumpuhkan target sampai dengan jarak 20 kilometer.

Diharapkan dengan adanya sistem ini, keamanan perhelatan Olimpiade Musim Dingin Sochi bisa tercipta. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya