Berita

FOTO:NET

Dunia

Al Shabbab Beberkan Motif Serangan Mal Kenya

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 15:24 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kelompok Al Shabbab yang memiliki jaringan dengan Al Qaeda menyebut serangan terhadap mal mewah di Nairobi sebagai aksi balas dendam atas apa yang telah dilakukan pemerintah Kenya kepada negaranya selama ini.

"Pemerintah Kenya yang menginvasi negara kami (Somalia) bulan Oktober 2011 dengan jet militer, telah menewaskan banyak warga sipil tak berdosa," kata seorang jurubicara Al Shabbab, Syekh Ali Mohamud Rage, seperti dilansir Press TV (Minggu, 22/9).

"Kami telah memperingatkan Kenya mengenai serangan, tetapi diabaikan. Hal ini menyebabkan para mujahidin melakukan serangan balas dendam kepada Kenya. Hari ini, pasukan mujahidin Al Shabab menyerang sebuah pusat penting bagi Kenya, dan mengambil kendali itu," tambahnya.


Kenya memiliki lebih dari 4 ribu tentara militer di Somalia Selatan, di mana mereka telah memerangi pejuang al-Shabab sejak 2011. Pasukan Kenya adalah bagian dari Misi Uni Afrika di Somalia (Amisom) yang mendapat pelatihan dan peralatan dari Amerika Serikat.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya