Berita

Annemarie Desloges/net

Dunia

Diplomat Kanada Jadi Korban Serangan Mal Nairobi

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 14:05 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Baku tembak yang disusul dengan bom bunuh diri di pusat perbelanjaan di ibukota Kenya, Nairobi pada Sabtu (21/9), telah menewaskan seorang diplomat asal Kanada.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Kanada Stephen Harper dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu malam (21/9), sebagaimana dilansir o.canada.com (Minggu, 22/9).  Selain mengucapkan bela sungkawa, ia juga mengutuk insiden tragis yang margetkan warga sipil itu.

"Kanada mengutuk serangan pengecut ini. Tindakan kebencian yang tampaknya memang menargetkan warga sipil tak berdosa yang cuma keluar untuk berbelanja," kata Harper.


Dikatakan Harper bahwa diplomat Kanada Annemarie Desloges yang berusia 29 tahun tewas dalam serangan tersebut saat dirinya hendak berbelanja di Mal Westgate yang terletak di distrik Westlands.

Selain Harper, ungkapan bela sungkawa juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Kanada, John Baird. "Kami mengirim doa-doa dari orang-orang di seluruh Kanada untuk keluarga Ny.Desloges," kata dia.

Baird juga mengatakan bahwa ia tidak ragu Desloges telah banyak berguna bagi Kanada. "Dan untuk itu, dia akan selalu diingat dan dihormati," tandasnya.

Kepala Kepolisian Nairobi Benson Kibue menuturkan bahwa kejadian ini bermula saat orang-orang bersenjata berusaha merampok toko di dalam mal. Tiga puluh menit kemudian polisi tiba di lokasi untuk melawan mereka. Para pelaku yang diduga merupakan anggota militan al Shahab ini kemudian meledakan bom di mal tersebut. Sebanyak 39 orang dilaporkan tewas dalam serangan itu. [ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya