Berita

TB HASANUDDIN/NET

SIARAN KONVENSI DEMOKRAT

Wakil Ketua Komisi I: Dirut TVRI Mengada-ada!

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 08:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam beberapa kesempatan, Direktur Utama TVRI,  Farhat Syukri, mengatakan bahwa siaran langsung dan siaran ulang Konvensi Demokrat  merupakan hasil kesepakatan antara LPP TVRI dengan Komisi I DPR .

Terkait klaim Farhat ini, Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, meluruskan. Kata TB Hasanuddin, memang benar, dalam rapat dengar pendapat antara LPP TVRI dengan Komisi I pada tanggal 10 September 2013 ada wacana tentang peran TVRI dalam pemilu, khususnya terkiat dengan sosialisasi pemilu kepada publik.

"Nah seperti apa bentuknya, tata kelolanya, petunjuk teknis dan lain-lainya harus dibicarakan dulu dengan pihak-pihak terkait seperti KPU dalam hal regulasi tentang pemilu atau KPI dalam regulasi dan ketentuan-ketentuan siarannya. Dan sampai hari ini, kordinasi bersama itu belum dilaksanakan sehingga belum jelas misalnya apa yang boleh dan yang tidak boleh dalam kampanye melalui TV, durasi penyiaran masing-masing peserta pemilu, subtansi siaran, waktu siaran dan lain lain," kata TB Hasanuddin beberapa saat lalu (Jumat, 20/9).


"Dirut TVRI terkesan terburu-buru dan mengada-ada (dengan pernyatannya) ," kesimpulan TB Hasanuddin.

Acara Konvensi Demokrat yang disiarkan TVRI menuai reaksi dan protes. Sekelompok aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Netralitas Media pun mengadukan TVRI ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Sementara pengamat politik senior, AS Hikam, menilai langkah TVRI itu bisa dikategorikan sebagai pemihakan politik serta sudah melanggar aturan dan direksinya sudah melakukan abuse of power yang perlu dijerat dengan pasal pidana. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya