Berita

arb/net

Inilah Jalan Satu-satunya yang Harus Ditempuh ARB untuk Menghentikan Manuver Akbar Tanjung

RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | 14:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Wacana yang terus digulirkan Akbar Tanjung untuk mengevaluasi pencapresan Aburizal Bakrie merupakan bentuk ketidaksukaan Akbar kepada Aburizal. Akbar tidak suka dengan Aburizal karena pencapresan Aburizal dari Golkar tidak melibatkan dirinya.

Demikian analisa pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf. Masawadi pun menilai Akbar menemukan momentum untuk terus mempersoalkan Aburizal karena Ketua Umum Golkar itu juga memiliki persoalan di mata publik. Persoalan itu adalah lumpur Lapindo yang hingga kini belum tuntas.

"Makanya satu-satunya jalan bagi Aburizal adalah menuntaskan persoalan lumpur Lapindo itu. Memang berdasarkan pengakuan dari keluarga Bakrie, tinggal beberapa saja yang belum dibayar. Tapi ingat, satu orang pun yang masih tersisa dan belum dibayar, akan terus jadi persoalan," kata Maswadi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (17/9).


Bila Aburizal berhasil menuntaskan persoalan ini, lanjut Maswadi, maka posisinya akan bersih di mata publik. Selain hal ini akan juga meningkatkan elektabilitas, juga di saat yang sama menutup celah yang selama ini secara tidak langsung digunakan Akbar untuk bermanuver dan memukulnya.

"Bila lumpur Lapindo beres, Akbar tidak punya alasan laagi untuk terus berwacana, dan pencapresan Aburizal akan mulus," demikian Maswadi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya