Berita

akbar tanjung/net

Ketua DPP Golkar: Mungkin Akbar Tanjung Ngigau atau Terkena Post Power Syndrom

RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | 10:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Entah apa yang ada di pikiran Ketua Dewan Pertimbangan Golkar, Akbar Tanjung, sehingga selalu mengutarakan di depan publik harus ada evaluasi pencapresan Aburizal Bakrie. Terakhir, Akbar kembali mewacanakan evaluasi capres pada Selasa kemarin (Selasa, 17/9).

"Hanya Pak Akbar yang tahu, apa yang ada di pikiran Pak Akbar. Tapi mungkin Pak Akbar lagi ngigau atau terkenal gejala post power syndrom," kata Ketua DPP Golkar bidang Informasi dan Penggalangan Opini, Fuad Hasan Masyhur, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 18/).

Hal yang lebih mengherankan Fuad lagi, Akbar terus berkoar-koar di tengah kader Golkar yang sedang bekerja. Padahal semua kader Golkar dari pusat hingga daerah sedang bekerja keras untuk memenangkan Golkar di Pemilu 2014, dan memenangkan ARB di Pilpres 2014.


"Lalu dimana moralitas Pak Akbar? Dia terus berbicara padahal semua kader sedang berbuat," tegas Fuad.

Hal lain yang lebih mengherankan lagi, masih kata Fuad, ketika ada salah seorang Ketua DPD Golkar tingkat provinsi mendatangi Akbar, dan menanyakan DPD mana yang mau mengevaluasi ARB, Akbar malah mengelak.

"Kepada DPD itu Akbar mengatakan tidak pernah mengatakan itu, dan itu hanya media saja. Ini kan aneh, padahal semua media memberitakan, lalu dengan entang Akbar menjawab itu. Entah apa ini," demikian Fuad. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya