Berita

ilustrasi/net

Siarkan Konvensi Demokrat, Sejumlah LSM Adukan TVRI ke KPI

RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | 08:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kontroversi acara konvensi Partai Demokrat yang disiarkan secara tunda oleh TVRI pada Minggu malam (15/9) terus berlanjut.

Hari ini (Rabu, 18/9), sekelompok aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Netralitas Media akan mendatangi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Koalisi ini terdiri dari berbagai LSM seperti  Manifest Institute, Katalis, Poros Pemuda Indonesia, Nalanda Institute, dan Flobamora Institute.

KPI sendiri, sebagaimana disampaikan Ketua KPI Pusat, Judhariksawan, berjanji mengundang Dirut LPP TVRI, hari ini. Undangan ini untuk meminta penjelasan atas penayangan acara tersebut.


Menurut pengamat politik senior, AS Hikam, bila memang TVRI telah melakukan siaran langsung konvensi Partai Demokrat, yang bisa dikategorikan sebagai pemihakan politik, maka lembaga penyiaran publik tersebut sudah melanggar aturan dan direksinya sudah melakukan abuse of power serta perlu dijerat dengan pasal pidana.

Menurut Hikam, bukan saja siaran tersebut telah membuang waktu siaran, tetapi juga telah menjadi sebuah pameran pelanggaran hukum yang luar biasa. Bayangkan, siaran langsung konvensi parpol selam empat jam terus menerus. Lalu bagaimana dengan siaran berita, siaran lain yang sebelumnya sudah disiapkan. Dan yang lebih penting lagi, bagaimana penonton yang bukan pendukung atau simpatisan partai berkuasa tersebut. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya