Berita

dradjad h wibowo/net

Wakil Ketua Umum PAN Suruh Menteri Marty Natelegawa Ancam Balik Australia

SELASA, 17 SEPTEMBER 2013 | 11:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Perdana Menteri terpilih Australia yang akan dilantik pada Rabu mendatang dan mau berkunjung ke Indonesia, Tony Abbott, boleh-boleh saja menjalankan program yang telah ia janjikan saat kampanye.

Misalnya, Abbott menggelontorkan dana sebesar 420 juta dolar Australia untuk menghalangi "manusia perahu" atau boat people masuk ke negaranya, dengan cara membeli kapal-kapal nelayan Indonesia, memberi insentif uang kepada masyarakat Indonesia yang memberi informasi soal pencari suaka dan imigran gelap, dan bahkan untuk menempatkan polisi Australia di Indonesia.

Namun demikian, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo, mengingatkan bila Australia mengambil langkah unilateral seperti itu. Sebab Indonesia juga akan lepas tangan terhadap boat people. Indonesia pun tidak bisa menjamin tidak akan terjadi insiden kemanusiaan berskala internasional yang akan merusak reputasi Australia.


"Indonesia tidak segan-segan mengirim kapal perang untuk mencegah boat people memasuki perairan Indonesia setelah diusir oleh kapal perang Australia," kata Dradjad kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 17/9).

Dradjad pun berpandangan, seharusnya Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengeluarkan pernyataan balasan saat Abbot menawarkan program tersebut. Isinya, Indonesia siap dengan situasi stand off, di mana boat people juga akan ditolak masuk kembali ke perairan Indonesia.

"Meraka akan terkatung-katung di perairan internasional, dan Australia akan kembali dalam tekanan," tegas Dradjad. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya