Berita

Dunia

Jepang Matikan Seluruh Reaktor Nuklir Setelah Diprotes

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 16:24 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Pemerintah Jepang akhirnya sepakat mematikan seluruh reaktor nuklirnya setelah mendapat protes dari publik.

Keputusan itu akan membuat Jepang tanpa energi atom untuk kedua kalinya setelah hancurnya reaktor Fukushima akibat bencana tsunami pada Maret tahun 2011 lalu.

Perdana Menteri, Shinzo Abe mendukung penggunaan energi nuklir. Namun masyarakat di negara ekonomi terbesar di dunia itu menentang karena kuatir dan takut terjadi kecelakaan serius seperti bencana Chernobyl, Ukraina pada tahun 1986.


Kansai Electric Power Co akan secara bertahap menutup reaktor keempatnya di prefekture Fukui, daerah barat Jepang. Dengan demikian, total sudah 50 rekator nuklir di Jepang yang dimatikan

Seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin (16/9), pekerjaan itu telah dimulai sejak kemarin (Minggu, 15/9) malam waktu setempat. Diharapkan, langkah ini dapat menghentikan sumber tenaga reaktor setelah beberapa jam sebelum benar-benar berhenti pada Senin pagi.

Ini kali pertama dalam empat dekade Jepang tanpa energi nuklir. Sebelumnya Jepang juga pernah tanpa energi nuklir pada Mei 2012, dimana seluruh 50 reaktor nuklir komersial berhenti untuk pemeriksaan.[wid] 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya