Berita

ilustrasi/net

Politik

PDIP Amerika dan Jerman Usul Duet Jokowi-TB Hasanuddin

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 18:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perwakilan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Amerika dan Jerman mendorong untuk mengusung Joko Widodo-TB Hasanuddin sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2014 mendatang.

Perwakilan PDIP di Amerika dan Jerman beralasan perpaduan Jokowi yang menurut lembaga-lembaga survei punya tingkat elektibilitas yang sangat tinggi, pas disandingkan dengan TB Hasanuddin yang berlatar belakang militer.

"Perwakilan PDI Perjuangan di Amerika Serikat dan di RF Jerman berpendapat, bahwasanya pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo dan Tb Hasanudin, yang kedua-duanya kader-kader PDI Perjuangan, merupakan pasangan yang sangat cocok dalam rangka regenerisasi kepemimpinan," begitu isi pernyataan sikap perwakilan PDIP Amerika dan Jerman yang diterima redaksi, Minggu (15/9).


Dikatakan bahwa selama Rakernas PDIP ke III di Jakarta digelar tanggal 6-8 September 2013 lalu, banyak saran- saran yang masuk dari utusan-utusan daerah yang juga menampung aspirasi dan keinginan rakyat Indonesia untuk mencapreskan Joko Widodo. Selain itu, muncul pula sejumlah nama kader yang memiliki kapasitas dan integritas baik untuk dipertimbangkan mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden. Mereka adalah Puan Maharani, TB. Hasanudin, Ganjar Pranowo, Pramono Anung Wibowo, Tjahjo Kumolo dan Maruar Sirait.

Bagi perwakilan PDIP di Amerika dan Jerman, dari semuanya kader PDIP yang selama ini memiliki jejak rekam yang baik yang dimunculkan itu, TB Hasanuddin lah yang tepat menjadi calon wakil presiden Jokowi. Jokowi-TB Hasanuddin, menurut mereka, merupakan pasangan yang sangat cocok disandingkan.

"Tetapi semua keputusan mengenai pencalonan Capres dan Cawapres PDI Perjuangan untuk Pemilu 2014 kami serahkan kepada kebijakan dan mekanisme yang berlaku di internal PDIP," begitu isi pernyataan sikap yang ditandatangani perwakilan PDIP Amerika Sonny Sofiandy dan perwakilan PDIP Jerman Willy R. Wirantaprawira itu.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya