Berita

andi arief/net

Politik

SINABUNG MELETUS

Andi Arief: DR Sukhyar Harus Bertanggung Jawab

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 17:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pendakian yang dilakukan 20 pendaki di Gunung Sinabung saat gunung berapi yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu meletus sangat disesalkan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial Andi Arief.

Menurut dia, kejadian tersebut membuktikan bahwa Badan Geologi tidak melakukan peran mistigasi dan hanya sibuk dengan eksploitasi gunung berapi.

"Kepala Badan Geologi DR Sukhyar harus bertanggung jawab terhadap tak terkontrolnya gunung api," kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (15/9).


Andi Arief mengingatkan pengelolaan gunung api berada di bawah Kementerian ESDM dalam hal ini Badan Geologi. Tanggung jawab terhadap seluruh potensi yang ada di gunung api dan mitigasinya berada di tangan Badan Geologi.

"Kalau terjadi letusan, maka BNPB dan Pemda baru wajib terlibat," tegasnya.

"Inilah persoalan managemen gunung api yang selama ini tidak mau disentuh perubahan oleh DR. Sukhyar dan menteri ESDM saat ini," sambung dia.

Sebanyak 20 pendaki dilaporkan sedang melakukan pendakian ke puncak Gunung Sinabung di Kabupaten Karo ketika gunung tersebut meletus. Para pendaki yang seluruhnya berasal dari Medan ini berhasil dievakuasi oleh warga. Kondisi mereka dalam keadaan baik, dan sudah dibawa keluar dari titik pendakian.

Gunung Sinabung yang puncaknya berada di ketinggian 2.451 meter dari permukaan laut (mdpl) meletus kemarin pada pukul 02.51 WIB. Sejauh ini letusan itu hanya menyebabkan hujan abu di sekitar kawasan.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya