Berita

mars

Terbuka Kemungkinan Manusia Bumi Berasal dari Planet Mars

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 07:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Steven Banner punya cara yang tak biasa untuk memperlihatkan teori bahwa manusia dan bahkan kehidupan yang ada di muka bumi ini berasal dari Planet Merah atau Mars.

Ketika membeberkan teori ini dalam sebuah kuliah di Florence, Italia, akhir Agustus lalu, misalnya, ahli kimia yang sejak lama tertarik meneliti awal kehidupan ini, tidak mempresentasikan foto-foto satelit terakhir yang diambil dari Planet Mars. Juga tidak ada gambar yang memperlihatkan persamaan dan perbedaan antara manusia modern yang hidup di Bumi dan yang pernah hidup di Mars.

New York Times melaporkan bahwa dalam kuliah itu DR. Banner menantang ilmuwan yang menghadiri kuliahnya itu untuk meneliti kembali bukti-bukti yang memperlihatkan tanda-tanda awal kehidupan atau bagaimana kehidupan berawal. Mengamati berbagai hasil temuan selama ini ia berkesimpulan bahwa Mars lebih mungkin menjadi tempat awal kehidupan dibandingkan Bumi.


Peneliti senior pada Westheimer Institute di bawah payung Foundation for Applied Molecular Evolution di Gainesville, Florida ini mencari kesamaan kimiawi Mars dan Bumi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Banner dan rekan-rekan penelitinya mengumpulkan bukti-bukti yang memperlihatkan suatu zat kimiawi yang bereaksi dengan zat kimiawi lainnya dan hasil dari reaksi ini adalah molekul yang mereplikasi diri sendiri. Inilah yang dikenal dengan Ribonucleic acid atau RNA yang kemudian menjadi Deoxyribonucleic acid atau DNA yang mrupakan kode genetika makhluk hidup.

Dalam beberapa ujicoba yang dilakukan, DR. Banner dan koleganya menemukan bahwa mineral yang mengandung borate dapat membantu jalan buntu yang ditemui dalam reaksi kimia yang gagal membentuk pondasi awal RNA.

Namun demikian, kehadiran RNA ini tidak serta merta membuat zat kimia yang bereaksi menghasilkan RNA. Penelitian dan ujicoba lebih lanjut akhirnya menghasilkan kesimpulan bahwa mineral yang mengandung molybdate dapat membantu borate membentuk RNA.

Hari ini borate dapat ditemukan dalam jumlah yang begitu banyak di berbagai gurun yang tersebar di muka bumi. Namun, diperkirakan bahwa 4 miliar tahun lalu belum ada gurun yang mengandung borate.

Bukti-bukti yang dikumpulkan baik oleh citra satelit maupun bebatuan yang dari Mars membuat DR. Banner semakin yakin dengan teorinya.

Bulan Juni lalu, teori DR. Banner itu didukung oleh penelitian Universitas Hawaii terhadap meteor dari Mars yang jatuh ke bumi. Meteor-meteror ini memiliki kandungan borate yang sangat tinggi. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya