Berita

ilustrasi/net

Dunia

Iran Ambil Alih Pengoperasian PLTN Bushehr dari Rusia

SABTU, 14 SEPTEMBER 2013 | 17:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) telah mengumumkan bahwa Rusia akan segera menyerahkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr kepada kontraktor Iran dalam waktu sepuluh hari mendatang.

Kepala AEOI Ali Akbar Salehi mengatakan bahwa fasilitas ini dijadwalkan akan diserahkan kepada kontraktor lokal pada 24 September mendatang. Ia berharap reaktor ini bisa berfungsi pada kapasitas 90 persen dan menghasilkan setidaknya 900 megawatt listrik selama periode dua minggu. Namun, Salehi menggarisbawahi, jika output turun di bawah level tersebut, instalasi ini harus  kembali melewati masa percobaan lain.

Dia menyatakan bahwa PLTN Bushehr telah mengalami operasi uji coba yang berbeda selama dua tahun terakhir sejak injeksi bahan bakar ke dalam inti dimulai dan periode pengujian akhir akan rampung dalam kurun beberapa hari mendatang.


"Jika semuanya berjalan dengan baik, pembangkit listrik akan diserahkan kepada kontraktor Iran pada waktu yang dijadwalkan (24 September)," kata Salehi seperti dikutip Press TV (Sabtu, 14/9).

Sementara itu, Iran dan Rusia telah meyakinkan masyarakat internasional bahwa instalasi ini sepenuhnya sesuai dengan standar keselamatan tingkat tinggi dan perlindungan IAEA. Meski di satu sisi, Amerika Serikat, rezim Israel, dan beberapa sekutunya telah berulang kali menuduh Iran mengejar tujuan non-sipil dalam program energi nuklirnya. Terlebih letak kota Bushehr ini terletak menghadap ke Teluk Persia atau jika ditarik garis ke barat akan berhadapan langsung dengan daratan Israel.

Iran menolak tuduhan itu, dengan alasan sebagai penandatangan berkomitmen untuk Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan anggota IAEA, Iran memiliki hak untuk menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya