Berita

saleh husin/net

Politik

Hanura: Presidential Threshold Ideal 3,5 Persen

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Fraksi Partai Hanura kembali menegaskan sikapnya terkait presidential threshold sama dengan parliamentary threshold yakni sebesar 3,5 persen suara. Keputusan itu demi memberi keleluasaan bagi masyarakat memilih pemimpin.

Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Saleh Husin mengatakan, pada prinsipnya Hanura tetap pada posisinya yaitu setiap partai yang lolos PT dapat mengajukann capresnya.

"Kenapa kita menginginkan seperti itu agar masyarakat kita berikan jumlah alternatif pilihan yang lebih banyak untuk menentukan siapa pemimpinnya nanti," katanya di Jakarta, Jumat (13/9).


Dia juga menyatakan, jangan sampai ada langkah yang sengaja membatasi melalui aturan. Apalagi hal itu sesuai dengan amanat UUD 1045 bahwa yang berhak mengajukan pasangan capres dan cawapres adalah partai politik atau gabungan partai politik yang sudah memenuhi syarat sah sebagai partai politik. Dia juga menilai dibalik upaya penentuan presidential threshold lebih tinggi dibanding parliamentary threshold sebagai skenario meminimalisir kompetisi.

Ketua DPP Partai Hanura ini juga menyinggung fraksi lainnya dalam menyikapi hal itu. Menurut Saleh Husin, hal itu kembali kepada sikap dari masing-masing fraksi dan ahirnya nanti apapun yang ahirnya diputuskan harus diterima sebagai keputusan bersama.

"Yang penting harus segera kita putuskan agar KPU dapat bekerja dengan baik jangan diulur-ulur waktunya," ujar dia.

Saleh Husin juga memastikan seluruh anggota fraksi, pengurus dan kader Hanura bakal bekerja keras dalam pemilu legislatif tahun depan. "Kami pasti all out untuk minimal kita masuk dala tiga besar di pileg nanti. Sehingga, lebih mudah untuk mengantarkan pasangan WIN-HT memimpin republik ini," pungkasnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya