Berita

rizal ramli/net

Politik

Rizal Ramli Siap Ikut Konvensi Capres Rakyat

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 19:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ekonom senior DR. Rizal Ramli menyambut baik rencana Forum Rektor Indonesia menggelar Konvensi Calon Presiden Rakyat. Pasalnya, konvensi yang digagas kalangan akademisi itu terutama mengedepankan idealisme serta rekam jejak kepemimpinan dan prestasinya, serta bukan berdasarkan popularitas semata.

"Saya dan Pak Machfud M.D serta beberapa tokoh lain siap mengikuti konvensi tersebut karena terdorong untuk menjadikan Indonesia lebih baik di masa depan," kata Rizal Ramli.

Rizal Ramli menyampaikan hal itu dalam saresehan Lembaga Indonesia Asa yang dipimpin Djoko Santoso, Panglima TNI 2007-2010 di Bandung, Jumat (13/9). Acara tiga hari sejak Kamis malam ini dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri atas pengurus Lembaga Indonesia Asa pusat dan dewan pimpinan daerah (DPD)-nya dari seluruh Indonesia termasuk provinsi-provinsi Nusa Tenggara Timur, Banten, Sumsel, Jatim, Jabar dan Maluku.


Rizal Ramli yang merupakan Capres paling ideal hasil survei Lembaga Pemilih Indonesia itu mengatakan, jika terpilih menjadi Capres dari hasil Konvensi Rakyat, dirinya akan merangkul para pesaingnya dalam konvensi itu karena ia yakin semua calon punya kompetensi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Forum Rektor Indonesia.

Konvensi Capres Rakyat sendiri akan digelar Desember 2013.

Sebelumnya, Rizal yang juga Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan era Presiden Gus Dur ini, pernah ditawari untuk ikut Konvensi Capres Partai Demokrat namun ia menolaknya. Menurut Rizal, konvensi capres yang digelar partai besutan SBY itu hanya akal-akalan untuk mendongkrak elektabilitas partai yang terus anjlok karena kasus korupsi yang menyeret elitnya.

Dengan kata lain, kata dia, Konvensi Partai Demokrat lebih pas dikatakan "konveksi". Artinya, perhelatan ini sengaja digelar untuk memperbaiki nama baik partai yang sudah compang-camping. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya