ILUSTRASI/NET
ILUSTRASI/NET
Desakan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK), Ton Abdillah Has. Ton mendesak hal ini karena pemerintah Indonesia belum juga menentukan sikap. Padahal pemerintah provinsi dan empat pemerintah kabupaten di Riau telah menyatakan kesanggupan untuk melanjutkan pengelolaan Blok Siak, yang saat ini dikuasai perusahaan asing itu.
Ton menilai blok minyak yang menghasilkan lebih dari 2000 barel per hari ini berpotensi menambah pendapatan pemerintah setempat. Apalagi PT. Bumi Siak Pusako telah terbukti sukses mengelola CPP Blok yang sebelumnya dikuasai PT. Caltex sejak tahun 2001. Bahkan, bisa dikatakan, Bumi Siak Pusako merupakan BUMD Migas pertama dan tersukses di Indonesia.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02