Berita

Uji Tomografi Dilakukan atas Izin Menteri

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 | 07:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Uji tomografi yang dilakukan di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat dilakukan dengan sepengetahuan dan seizin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dirjen Purbakala dan Badang Pengelola Cagar Budaya (BPCB) yang bertanggung jawab atas situs megalitikum itu.

Namun pemberitaan sejumlah media massa membuat kesan penelitian itu dilakukan tanpa izin alias liar serta bernada fitnah dengan menyebutkan bahwa peneliti meledakkan Gunung Padang.

"Penelitian Tim Terpadu Riset Mandiri termasuk survei seismik tomografi sudah mengikuti perijinan dan prosedur yang berlaku. Penelitian dilakukan sepengetahuan dan seijin Mendikbud, Dirjen Purbakala dan Badan Pengelola Cagar Budaya (BPCB) yang langsung bertanggung jawab atas Situs Gunung Padang," ujar Erick Rizky dari TTRM yang juga Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana.


Selain itu, izin juga diperoleh dari Bupati dan Pemda Cianjur, termasuk Dinas Pariwisata dan Lembaga Kebudayaan Cianjur (LKC).  Di lapangan, sosialisasi masyarakat, ijin dari Camat, KADES, RT, tokoh masyarakat serta para pemilik lahan yang dipakai survei juga sudah dilakukan.

Erick kembali menjelaskan bahwa survei seismik tomografi menggunakan perangkat canggih dari beberapa lembaga riset dan didukung tenaga ahli yang sangat profesional dan berpengalaman puluhan tahun di bidangnya.

"Ijin penggunakan ledakan petasan yang non-destruktif untuk seismik tomografi diberikan khusus oleh pihak kepolisian setempat. Sosialisasi kepada masyarakat pun sudah dilakukan dan cukup intensif didatangi ke rumah rumah, terutama pemilik lahan dan RT," kata dia lagi dalam keterangan yang diterima beberapa saat lalu (Kamis, 12/9).

"Ledakan mercon yang digunakan sangat kecil berdiameter 2,5cm dan dilakukan di atas tanah yang stabil," tambahnya.

Erick pada bagian lain mempertanyakan motivasi dan niat di balik pemberitaan-pemberitaan seperti itu. Mungkin karena tidak paham, mungkin juga, ujarnya, ada agenda terselubung. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya