Berita

chatib basri/net

RUPIAH MELEMAH

Fuad Bawazier: Menteri Chatib Basri Keliru karena Jadi Beo Bank Dunia

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 | 06:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketika menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menjelang bulan Ramadhan lalu, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa kurs rupiah akan menguat.

Saat itu, Chatib dinilai berbicara dengan menggunakan bahasa atau kepentingan Bank Dunia selaku kreditur, dan Indonesia selaku debitur. Kreditur khawatir Indonesia akan kesulitan membayar utang dengan bunganya bila APBN banyak terserap subsidi BBM. Bahkan kreditur takut jika Indonesia tidak mampu menambah utangnya pada kreditur. Sebab Indonesia adalah pasar utang Bank Dunia.

Pernyataan Chatib saat itu pun langsung dibantah mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier. Waktu itu Fuad yakin bahwa kurs Rp akan melemah, dan menjadi sekitar Rp 12.000 per dolar AS. Fuad yakin bila harga BBM naik maka akan terjadi inflasi di tengah impor yang sedanng naik tajam sehingga terjadi trade defisit. Akibatnya rupiah akan terdepresiasi untuk menyesuaikan dengan inflasi rupiah yang dibarengi dengan trade defisit sehingga cadangan devisa menurun. Maka kepercayaan terhadap rupiah anjlok, apalagi hot money ikut pula mengalir keluar negeri. Akibatnya rupiah semakin melemah.


Waktu berjalan, ternyata pandangan Fuad yang mendekati kebenaran. Nilai tukar rupiah pernah menyentuh Rp 12.000 per dolar AS.

Beberapa saat lalu (Kamis, 12/11), Fuad kembali menegaskan bahwa nilai tukar rupiah yang melemah saat ini adalah karena akibat langsung dari kenaikan harga BBM, dan bukan karena subsidi.

"Saya benar karena menggunakan teori ekonomi dengan logikanya, sementara Chatib keliru karena membeo apa kata atau arahan Bank Dunia. Sungguh menyedihkan," demikian Fuad Bawazier. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya