Berita

ilustrasi/net

Pelaku Penembakan Sedang Menantang Polri untuk Terlibat dalam Gerilya Perang Kota

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 16:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Serangan mematikan yang dilancarkan kelompok tertentu terhadap prajurit Polri  di wilayah Jabodetabek akhir-akhir ini benar-benar bertujuan meruntuhkan moral seluruh prajurit Polri dan keluarganya.

Namun hal yang lebih mengkhawatirkan lagi yangg perlu diwaspadai adalah adanya upaya-upaya memanfaatkan situasi tersebut oleh pihak atau kelompok tertentu untuk balas dendam ataupun bertujuan mengintimidasi terhadap penyidik KPK, khususnya yang berasal dari polisi dengan mendompleng isu serangan terorisme.

"Sebab, bukan tidak  mungkin penembakan anggota polri di depan kantor KPK itu adalah pesan. Untuk itu saya mengimbau mabes Polri untuk segera mengambil langkah-langkah preventif untuk melundungi anggotanya di seluruh Indonesia, termasuk yang sedang bertugas di KPK," kata anggota Komisi III dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, beberapa saat lalu (Rabu, 11/9).


Dari rangkaian serangan terhadap anggota Polri di berbagai tempat itu, Bambang melihat sebagai sebuah kecenderungan yang sangat berbahaya sehingga harus diwaspadai Polri. Sebab, aksi kelompok itu bukan lagi dalam takaran teror, tetapi serangan terencana yang mematikan terhadap prajurit Polri yang sedang bertugas.
 
"Tidak bermaksud berlebihan, saya melihat bahwa kelompok itu sedang dan terus menantang Polri untuk terlibat dalam gerilya perang kota di kawasan Jabodetabek. Namun, bagi mereka, perang kota ini hanya sasaran antara untuk mengalihkan perhatian Polri. Sebab, saya curiga kelompok itu sedang mengincar target lain yang mungkin saja jauh lebih penting," tegas Bambang

Bambang pun meminta pimpinan Polri untuk segera melancarkan operasi khusus untuk melumpuhkan kelompok itu dengan  meningkatkan operasi antiteror. Sebab respon Polri amat diperlukan agar semua prajurit bisa melihat institusi mereka berupaya melakukan perlindungan.

"Dengan operasi yang fokus pada upaya melumpuhkan pelaku penembakan, moral prajurit Polri akan terjaga dan keluarga mereka tidak akan resah," demikian Bambang. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya