. Korea Selatan dan Korea Utara telah setuju untuk mengoperasikan kembali Kompleks Industri Kaesong (Kaesong Industrial Complex/KIC) yang sempat ditutup sementara pada April lalu.
Kedua belah pihak telah sepakat menentukan tanggal percobaan untuk memulai kembali pengoperasian kawasan industri bersama kedua Korea yang menampung sekitar 123 pabrik Korea Selatan dan mempekerjakan lebih dari 50.000 pekerja Korea Utara tersebut mulai tanggal 16 September mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Unifikasi Korea Selatan seperti yang dilansir oleh BBC (Rabu, 11/9).
Lebih lanjut, Menteri Unifikasi menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di Kaesong akan mendapatkan perlakuan khusus dari pemerintah, yakni bebas pajak sampai akhir tahun ini. Keistimewaan tersebut diberikan agar perusahaan-perusahaan tersebut dapat mengimbangi kerugian yang terjadi karena penutupan KIC.
Di samping itu, Korea Selatan dan Korea Utara juga telah merencanakan untuk mengadakan tur bersama demi menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di KIC. Dibukanya kran investasi asing untuk masuk ke KIC mengindikasikan bahwa Korea Selatan berupaya memperkuat posisinya di KIC, sehingga Korea Utara tidak dapat lagi menutup KIC secara sepihak seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Fondasi institusional telah diletakkan untuk Kaesong demi membangun kompetisi internasional dan menstabilkan komplek industri," ujar Menteri Unifikasi Korea Selatan.
KIC merupakan kawasan industri yang telah dirancang oleh Hyundai Group, perusahaan swasta Korea Selatan pada tahun 1998. Lokasinya terletak di Kaesong, Korea Utara yang berbatasan langsung dengan Korea Selatan. Namun KIC baru beroperasi mulai tahun 2004. KIC disebut sebagai proyek industri bersama Korea Selatan dan Korea Utara karena Korea Selatan mendirikan perusahaan dan menanamkan modalnya di KIC dengan menggunakan tenaga kerja Korea Utara.
Namun karena situasi politik dan keamanan di antara Korea Selatan dan Korea Utara yang belum stabil, membuat KIC sempat ditutup beberapa kali. Seperti pada April lalu, Korea Utara menarik para pekerjanya di KIC akibat meningkatnya ketegangan politik dan keamanan antara kedua Korea tersebut.
[ysa]